SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Warga sekitar ladang migas Banyuurip – Jambaran, Blok Cepu, mengeluhkan pelayanan listrik yang sering mengalami pemadaman. Apalagi kondisi ini terjadi pada saat pemerintah mulai menaikan tarif daftar listrik hingga 4 persen per 1 April 2013.
Seperti yang terjadi di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, malam sekira pukul 17.00 WIB wib listrik diwilayah lapangan migas Blok Cepu mengalami pemadaman. Apalagi pemadaman itu tidak didahului dengan sosialisasi kepada masyarakat.
“Sudah jalan rusak listriknya juga padam,” ucapnya salah seorang warga Gayam, Purwanto.
Pantauan suarabanyuurip.com, akibat padamnya listrik suasana Blok Cepu menjadi gelap gulita. Tampak hanya lokasi proyek di EPC 1 dan kantor perusahaan menyala. Sedangkan dirumah-rumah warga tampak hanya menyalakan lilin.
“Kalau proyek kan pakai genset,” imbuh dia.
Sementara itu, warga lain, Udin mengeluhkan jika pemadaman tersebut cukup menggangu dan tidak sesuai dengan tarif yang diberlakukan pemerintah. “Apalagi tarif dasar listrik (TDL) kabarnya juga naik hingga 4 % per tanggal 1 April pada bulan ini,” ungkapnya. (roz)