TBBMT : Pipa Kami Tergerus Ombak

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Terminal Bahan Bakar Minyak Tuban (TBBMT) PT Pertamina membantah tidak melakukan penanaman pipa didasar laut Tuban, Jawa Timur. Mereka mengaku sudah melakukan penanaman pipa sesuai standart dan aturan yang ada.

“Kami sudah melakukan penanaman pipa sesuai prosedur,” tegas Humas TBBMT Pertamina, Solikin, saat dikonfirmasi mengenai temuan nelayan diwilayah tangkap mereka ini.

Menurut Solikin, ada beberapa hal yang menyebabkan pipa minyak tersebut sampai muncul didasar laut dan mengenai jaring nelayan. Diantaranya akibat ombak besar yang kerap melanda perairan utara sehingga menyebabkan pasir-pasir ditempat tersebut tergerus dan menampakkan pipa yang sudah mereka tanam sebelumnya.

“Ada pipa yang sampai muncul kepermukaan itu karena ombak besar. Sehingga pasir banyak yang tergerus dan menampakan pipa,” jawab Solikin berdalih.

Saat ditanya apakah akan melakukan penanaman ulang, Solikin menegaskan, tidak semua pipa ditempat tersebut sampai muncul kembali kepermukaan. Pipa  yang muncul kepermukaan hanya sebagian saja.

“Jadi ada yang beberapa meter muncul kepermukaan. Terus disisi lain ada yang masih tertanam. Selang seling mas,” imbuh Solikin.

Baca Juga :   Stasiun KA Bojonegoro Jalankan Dua Kereta Non Mudik

Karena itu, Solikin berjanji, pihaknya akan segera memasang rambu-rambu sebagai penanda kawasan pipa. Pemasangan rambu-rambu akan dikerjakan dengan melibatkan nelayan setempat.

“Kami juga akan menberikan ganti rugi 50 persen sesuai proposal yang kami terima sejak 4 bulan lalu,” pungías dia.

Sebelumnya, sekitar 76 alat tangkap nelayan yang ada di Desa Kradenan, Kecamatan Palang dan Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota, Tuban rusak akibat tersangkut pipa milik Pertamina. Rinciannya 27 alat tangkap ikan milik nelayan asal Kradenan dan 49 alat milik  nelayan asal Kelurahan Karangasari.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *