Tim SAR Kesulitan Cari Jasad Korban Tenggelam Bengawan

NULL

SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi

Bojonegoro – Gabungan Tim Searh and Resque (SAR) Brimob Bojonegoro, beserta tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur hingga Minggu (7/4/2013) sore tadi masih mencari korban hanyut di Sungai Bengawan Solo. Pencarian tetap dilakukan meskipun sedang diguyur hujan.

Korban tenggelam diketahui bernama, Kami (70), Warga Rt01/01 Desa Kandangan, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Korban hanyut di Sungai terpanjang di Pulau Jawa sekira pukul 11.00 WIB kemarin. Namun,
hingga kini jasad korban belum berhasil ditemukan oleh petugas tim
SAR.

“Perempuan itu (Korban yang tenggelam) diperkirakan hanyut di Bengawan Solo oleh keluarganya pukul 11.00 WIB, kemarin, namun hingga kini (Sore tadi) belum ditemukan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Kasianto.

Dijelaskan, sulitnya pencarian korban karena Tim SAR terhalang oleh hujan yang mengguyur wilayah Bojonegoro mulai dari siang tadi. Selain itu air Bengawan Solo juga terus naik sehingga arusnya lebih deras.

“Korban hanyut antara perbatasan Desa Kanten dengan Desa Kandangan Kecamatan Trucuk,” lanjut Kasianto.

Menurut keterangan keluarga, saat itu korban sedang mengembala kambing di bantaran Sungai Bengawan Solo. Namun, hingga sore kemarin (06/4) korban tidak kembali kerumahnya. Selanjutnya keluarga curiga dan mendatangi tempat dimana korban mengembala kambing. “Saat dicari keluarganya ternyata barang bukti kambing tiga ekor masih lengkap dan caping ditepi bengawan Solo,” pungkas Kasianto.

Sementara itu diketahui, kondisi air Sungai Bengawan Solo kini dinyatakan status siaga II. Pada pukul 16.00 WIB ketinggian air Bengawan Solo di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS), Kecamatan Kota Bojonegoro mencapai 14.16 dibawah permukaan laut (dpl) atau naik 11 sentimeter dari satu jam sebelumnya.(had).

Baca Juga :   Bojonegoro Terima 48 Formasi PPPK Paruh Waktu, Begini Skema Penggajiannya

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *