Pertamina Akui Kurangi Pasokan Solar

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Terminal Bahan Bakar Minyak Tuban (TBBMT) PT Pertamina, selaku penyetok minyak disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, dan Kabupaten Rembang, mengakui adanya pengurangan pasokan untuk bahan bakar jenis solar.

 “Benar mas, solar langka karena memang ada pengurangan jatah ke SPBU,” terang Humas TBBMT PT Pertamina, Sholikin, saat dikonfirmasi mengenai kondisi ini.

Pengurangan jatah ini, menurut Sholikin, akibat subsidi pada bahan bakar jenis solar melebihi kuota yang ditentukan. Akibatnya Pertamina pun harus menyiasati dengan mengurangi jatah stok solar kesejumlah SPBU. Sehingga kerapkali tidak bisa melayani pengguna solar bersubsidi yang kebanyakan adalah nelayan.

“Subsidi nasional melebihi kuota, sehingga pengurangan jatah ini tidak hanya terjadi di Tuban. Tapi seluruh Indonesia,” jawab Sholikin.

Ditanya mengenai kapan kondisi ini akan berakhir, Sholikin tidak bisa memastikan, karena urusan tersebut berada ditangan tim pemasaran dari Pertamina.

“Coba saya carikan nomor ponselnya, nanti saya kirimkan ke mas,” janji Sholikin.

Baca Juga :   Peningkatan Produksi Blok Cepu Penuh Resiko

Sebelumnya, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Tuban dinyatakan sering kosong ketersediaan bahan bakar jenis solar. Kondisi ini membuat nelayan yang ada dikawaan Tuban kelimpungan. Pasalnya tidak bisa mendapatkan solar untuk perahu yang mereka gunakan mencari nafkah dilaut. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *