SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Desa Bulumargi, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur akan menjadi sasaran program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 90 di. Disamping letaknya terpencil, pembangunan di Desa Bulumargi tertinggal dibanding wilayah lain di Lamongan karena wilayahnya relative luas.
TMMD tersebut bertujuan membantu percepatan pembangunan desa tertinggal dan juga untuk lebih mendekatkan TNI dengan masyarakat.
“Tentunya merupakan berkah tersendiri karena desa ini menjadi sasaran TMMD, “ kata camat Babat Jarwito kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (9/4/2013).
Desa Bulumargi sendiri menurut Jarwito, masih banyak membutuhkan sentuhan pembangunan fisik.Utamanya pembangunan infrastruktur jalan.
“Akses jalan desa Bulumargi sangat luas dan belumkeseluruhan dibangun,” kata Jarwito.
Kades Bulumargi, Trimo Hadi, mengaku, sangat berterima kasih dengan adanya TMMD didesanya. Karena dengan TMMD ini diharapkan dapat membuka keterisoliran Desa Bulumargi yang pembangunannya masih tertinggal.
“Saya akan kerahkan semua warganya untuk mendukung program TMMD ini,†sambung Trimo.
Rencananya, kegiatan TMMD akan dimulai pertengahan bulan April hingga Mei mendatang. Namun pembukaannya telah dilakukan Jumat (5/4/2013) lalu.
Dana kegiatan pembangunan TMMD alokasinya mencapai Rp500 juta. Dengan kegiatan pembangunan jalan poros paving sepanjang 1.520 meter yang merupakan jalan poros antar dusun dan antar desa. Selain itu juga akan dilakukan pembangunan balai desa dengan ukuran 10 m X 10 m. Perbaikan irigasi pertanian dengan pengerukan embung (telaga).
TNI juga akan merehab 2 masjid desa dan membangun 5 pos kamling di 5 dusun yang ada. Selain itu 10 rumah warga juga akan diperbaiki dengan program plesterisasi rumah kurang layak huni.
Dinas terkait di lingkup Pemkab Lamongan rencananya juga turut dalam kegiatan ini. Diantaranya Dinas Sosial, Disdukcapil, BLH dan BPM. Mereka akan memberikan berbagai kegiatan penyuluhan untuk peningkatan SDM masyarakat. (tok)