Naik Perahu Bupati Huda Datangi Korban Banjir

bupati tinjau banjir-2

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda, mendatangi warganya yang tertimpa musibah banjir luberan air Sungai Bengawan Solo, di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Selasa (9/04/2013).

Pak Huda, demikian dia biasa disapa, datang naik perahu karet didampingi istrinya, Ny Qodriyah. Ketua PC NU Tuban ini memberikan bantuan sembako, dari kantong pribadinya kepada warga, di balai desa setempat.  

Tampak mengikuti orang nomor satu di jajaran Pemkab Tuban itu Wabup Tuban, Noor Nahar Husein, berikut sejumlah pejabat Satker di lingkungan Pemkab setempat. Mereka naik tiga perahu yang disiapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono.  

Usai menemui korban banjir, pengganti Haeny Relawati ini melakukan kegiatan Tilik Desa Bupati Tuban di wilayah kecamatan yang dipimpin Camat, Mahmud, tersebut.

“Bapak kerja apa selama ini?” tanya Fathul Huda, kepada seorang warga.

“Saya petani, Pak Bupati,” jawab penerima bantuan. Mereka terlihat akrab. Saling tersenyum, dan bertegur sapa di tengah kecemasan karena air Bengawan Solo cenderung naik.  

Baca Juga :   Kasat Lantas : Pengawalan Tidak Sesuai Prosedur

Sekitar 1,5 jam Bupati Huda melakukan dialog dnegan warga tepian sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut. Selain membicarakan potensi yang ada di desa tersebut sebagai materi tilik desa. Dia meminta kepada warga untuk bersabar, sambil menunggu agar banjir tahunan di tempat tersebut surut kembali.

Sedangkan kepada perangkat desa, tokoh asal Montong ini berpesan, agar mereka  segera melakukan koordinasi apabila ada hal yang dianggap baru. Bahkan, segera dikordinasikan melalui kecamatan masing-masing.

“Saya yakin, bapak ibu pasti lebih sabar daripada saya,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah warga rumahnya mulai terendam air hingga satu meter lebih. Mereka terlihat pasrah, dan tidak melakukan upaya untuk mengevakuasi diri. Tampak warga menempatkan barang yang dianggap berharga di tempat yang lebih tinggi.

Kondisi banjir terparah terjadi di Desa Kanorejo, Ngadirejo, Karangtinoto, Desa Tambakrejo, dan Desa Bulurejo. Kesemuanya berada di Kecamatan Rengel. Selain itu juga beberapa Desa yang ada di Kecamatan Soko juga dikabarkan mulai mengalami hal yang sama. (edp)

Baca Juga :   Dispenda : Bulan Depan Pajak Harus Dibayar Ke Daerah

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *