SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Bencana banjir Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengundang kepedulian PT. Tripatra Engineers & Constructors, untuk turut membantu korban. Kontraktor pelaksana proyek engineering, procurement and construction (EPC) – 1 Banyuurip, Blok Cepu, itu berencana membuka posko kesehatan dan menyalurkan bantuan sembako, Rabu (10/4/2013) besok.
Rencananya, posko tersebut akan dibuka di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu. Di Posko itu akan disediakan obat-obatan dan tenaga medis untuk melayani korban banjir yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Baik warga Sukoharjo maupun sekitarnya seperti Desa Ngulanan dan Ngablak, Kecamatan Dander.
“Untuk semantara kita besok akan membuka satu posko dulu di Desa Sukoharjo,” kata Juru Bicara PT. Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan kepada suarabanyuurip.com di Kantornya di Jalan MH. Thamrin Bojonegoro, Selasa (9/4/2013).
Disamping di Sukoharjo, rencananya Tripatra juga akan membuka posko dan menyalurkan bantuan sembako kepada warga di Desa Sudu, Cengungklung, dan Manukan.
“Kita masih melakukan pendataan dan menentukan lokasi untuk mendirikan posko didesa-desa itu,” tegas pria asli Malang, Jawa Timur ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo ini sebanyak 8.454 rumah terendam dan 2.364 jiwa di 109 desa di 14 Kecamatan diungsikan ke sejumlah lokasi pengungsian yang tersebar dibeberapa titik. Antara lain di Gedung Serba Guna, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, kecamatan, balai desa, tanggul-tanggul dan beberapa lokasi lain.(roz)