SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, yang berada di sekitar proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-5 Banyuurip, meminta baik Kepada operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa-Timur untuk lebih inten lagi melakukan program di bidang ekonomi.Â
Hal itu bertujuan agar peningkatan ekonomi warga dengan adanya proyek migas bisa meningkat. Utamanya adalah warga yang tidak bisa terlibat sebagai tenaga kerja di proyek Banyuurip.
“Karena masih banyak warga Ngraho yang belum terlibat di proyek Blok Cepu,” kata Sukiran, warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Bojonegoro kepada suarabanyuurip.com, Rabu (07/05/2014).
Dia menjelaskan, progam bidang ekonomi itu bisa dilakukan dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan yang disesuaikan dengan keahlihan yang dimiliki warga.
“Siapapun yang memberikan pelatihan bagi saya tidak menjadi soal, Mas. Baik Pemkab Bojonegoro maupun MCL. Terpenting, tujuannya baik demi peningkatan ekonomi warga,” aku pria yang juga tokoh masyarakat Desa Ngraho tersebut menjelaskan.
“Saya sangat mendukung program yang mengarah untuk peningkatan ekonomi warga, Mas. Namun, jangan hanya diberikan pelatihan saja. Tetapi, sekaligus pemasarannya juga perlu diperhatikan. Agar, bisa beresinambungan,” sambung Mirna, warga Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Bojonegoro.(sam)Â