SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Ketinggian permukaan air Bengawan solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai surut, Jum’at (4/1/2012) sejak pukul 03.00 WIB dini hari tadi menunjukkan penurunan. Pada pukul 06.00 WIB ketinggian mengalami penurunan 4 centimeter atau 14.81 dibawah permukaan laut (dpl) dari sebelumnya mencapai 14.91 dpl di papan duga TBS.
Sementara itu ketinggian air di Karangnongko, Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho ketinggian air sejak pukul 03.00 mengalami penurunan sampai 61 centimeter atau 26.75 dpl.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Kasianto mengatakan sampai dengan pukul 07.00 WIB pagi ini ketinggian air Bengawan Solo di Karangnongko masih stabil yakni 26.75 dpl. Sedangkan untuk keadaan di TBS 14.78 dpl atau masih dalam kondisi Siaga II.
â€Siaga terus kita lakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kembali debit air. Sebab tren hujan saat ini cukup tinggi,†kata Kasiyanto.
Sesuai data di BPB Bojonegoro, meluapnya Bengawan Solo ini telah merendam 5 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro antara lain wilayah Kecamatan Kota Bojonegoro  dengan rincian Desa Kalirejo, Semanding, Mulyoagung, Campurejo dan Ledokwetan serta Ledokkulon. Â
Kemudian Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Kapas yang terdampak meliputi du desa yakni Desa Bogo dan Bakalan. 8 desa di Kecamatan Balen yang terendam banjir antara lain Pilanggede, Sarirejo, Mulyorejo, Sekaranan, Kedungdowo dan lengkong.
Selain itu, banjir juga merendam desa Mulyoagung dan Kedungbondo. Untuk wliayah terluas yang terendam banjir terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Kanor dan baureno. Di Kecamatan Kanor banjir terjadi di Desa Pilang, Kanor, Canga’an, gedangarum dan sarangan. Selain itu juga merendam tiga desa lain di Kecamatan Kanor yakni Desa Piyak, kabalan dan Simbatan.
Di Kecamatan Baureno wilayah yang tergenangi antara lain Desa Gunungsari, Tulungagung, Bumiayu, dan desa tanggungan. Tidak hanya itu saja banjir juga terjadi di Desa Lebaksari, Trojalu, Kauman dan Kedungrejo. Desa Pucangarum, Karangdayu, Kalisari dan Desa Gajah.
Dikonfirmasi terpisah, Field Public And Government Affair Manager Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu, Rexy Mawardijaya mengungkapkan, telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mempersiapkan bantuan jika dibutuhkan.
“Kita terus memantaunya dan siap memberikan bantuan jika nanti dibutuhkan,†sambung Rexy. (rien)