SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro – Ketinggian air Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur masih stabil siaga III. Dipapan duga Taman Bengawan Solo (TBS), Kecamatan Bojonegoro, ketinggian air masih 15.54 dibawah permukaan lau (dpl) pada Selasa (9/4/2013) pukul  22.00 WIB.  Sedangkan di papan duga Karangnongko ketinggian air turun 15 centi meter menjadi 27.32 dpl atau siaga I.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, wilayah tergenang meluas 15 kecamatan dan 113 desa. Jumlah warga yang mengungsi sebanyak 3.305Â jiwa. Areal persawahan yang tergenang padi seluas 3.748 hektar (Ha), palawija 803 ha.
Sementara, hewan ternak yang diungsikan untuk kambing sebanyak 1.564 ekor, sapi 2.515 ekor. Fasilitas umum yang terendam 11 TK, SD 44, tempat ibadah yakni masjid sebanyak 6, dan musolla 74. Untuk jalan desa yang terendam sepanjang 125.390 m, jalan pekerjaan umum (PU) sepanjang 10.701 m dan jembatan sebanyak 25.
Sedangkan rumah yang tergenang bertambah menjadi 12.688 dari sebelumnya 10.408.
â€Ini diakibatkan meluasnya genangan di wilayah timur bojonegoro yaitu Kecamatan Kanor dan Boureno,†kata Kepala BPBD Bojonegoro, Kasiyanto.
Menurut dia, sampai sore tadi pemkab telah mengirimkan makanan siap saji sebanyak 550 bungkus dan air mineral 50 dos. Selain itu juga menyiapkan dapur umum dengan mengirimkan bahan makanan berupa 9 dos mi instan dan 300 paket sembako berupa beras, gula, sarden, Minyak goreng dan kecap.
â€Bantuan dari berbagai pihak langsung diarahkan ke sasaran sesuai dengan data terkini di BPPD,†pungkas Kasiyanto. (had)