SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, beberapa waktu belakangan ini kembali memantik rasa empati dari berbagai kalangan. Termasuk dari kontraktor proyek engineering, procurement and construction (EPC)-1 Banyuurip, konsorsium PT.Tripatra Engineers and Construktors-Samsung berikut sub-kontraktornya.
Community Affairs PT.Tripatra, Budi Karyawan, mengatakan, kegiatan sosial yang dilakukan ini merupakan bentuk solidaritas dari keluarga besar proyek EPC-1 Banyuurip, Blok Cepu.
“Untuk membantu para korban banjir, kita mendirikan tiga posko yang digunakan untuk pendistribusian bantuan,†kata Budi kepada suarabanyuurip.com, Kamis (11/4/2013).
Posko pertama berada di Kantor PT.Tripatra di Jalan MH.Thamrin, Kecamatan Bojonegoro. Dipos tersebut telah dibagikan sebanyak 200 bungkus nasi yang akan didistribusikan hingga kecamatan Trucuk.
Posko kedua, di Desa Sukoharjo yang menyediakan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis. Dipos ini melayani didesa terdekat.Seperti halnya Desa Ngulanan, Kecamatan Dander.
“Pos kedua kita bagikan 350 nasi bungkus. Kemudian kita telah melayani 114 pasien yang sakit akibat banjir,” papar Budi.
Kemudian, lanjut Budi, posko terakhir, berada di Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam. Menurut dia, posko ini merupakan yang spesial. Sebab, selain gabungan antara sub kontraktor Tripatra, kegiatan yang dilakukan di pos tersebut juga dibantu siswa SMA Islam Al-Fatah Kalitidu, Desa Pungpungan,Kecamatan Kalitidu.
“Kita tidak sengaja bertemu saat kita melakukan kegiatan sosial di Desa Manukan, sehingga hari ini kita dibantu adik-adik ini,” ujarnya.
Dipos tersebut bantuan diprioritaskan pada pelayanan kesehatan bagi korban banjir Desa Sudu, Ngraho, Manukan dan Cengungklung. Di pos ini menyediakan 500 lebih paket sembako.
Salah satu pengajar SMA Islam Al-Fatah Kalitidu, Muhfid, mengatakan, kerja sama tersebut bermula dari inisitaif para murid yang ingin bersosial. Kemudian secara tidak sengaja bertemu dengan Tripatra dan kontraktornya yang ingin menyalurkan bencana bagi korban banjir.
“Kami sangat senang dan bersemangat melakukan kegiatan sosial ini,” ujarnya dia. (roz)