SuaraBanyuurip.com –Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro– Rusaknya jalan utama menuju pengeboran migas Banyuurip – Jambaran, Blok Cepu mengundang reaksi warga diwilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mereka mengancam menanami jalan tersebut dengan pohon pisang. Sebab sudah berulang kali laporan mereka tak digubris pemerintah desa, kecamatan maupun operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL).
“Warga sudah kesal karena jalan ini tak juga diperbaiki,†ujar Mamad, Warga Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Kekesalan warga memuncak dipicu adanya salah satu warga yang jatuh karena menghindari lubang jalan.
Terpisah, Camat Gayam, Setyo Yuliono, mengungkapkan, rusaknya jalan di Blok Cepu sudah kerap disampaikan kepada sejumlah pihak terkait. Namun, dia mengaku tidak tahu pasti alasan belum juga ada tindakan.
“Sempat saya sindir, seandainya ditambal pakai upa (nasi) juga tidak apa-apa,” ungkap Nanang-panggilan akrabt Setyo Yuliono.
Sebagaimana diketahui, kerusakan jalan menuju lapangan minyak Banyuurip telah banyak dikeluhkan. Diperkirakan keruskan itu mulai parah sejak setahun lalu.Warga menilai kerusakan jalan itu ditenggarai karena meningkatnya aktivitas pengerjaan proyek Banyuurip, Blok Cepu. (roz)