Raskin Seperti Bekatul Dibagikan Warga

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Jatah beras untuk masyarakat miskin (raskin ) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dikeluhkan warga penerima. Beras yang dibagikan kualitasnya buruk dan tidak layak dikonsumsi karena menyerupai bekatul.

Kondisi itu di jumpai di Desa Gendongkulon, Kecamatan Babat. Beras raskin yang diterima warga berwarna kekuning-kuningn , pecah-pecah dan banyak kotoran.

“Saya kaget saat mendapatkan jatah beras raskin, kok sudah seperti bekatul. Tidak layak lagi dikosumsi,” kata Minah warga setempat.

Senada diungkapkan Kastari. Dirinya mengaku bingung dengan beras raskin yang diterima. “Mau dimakan kok ndak kolu. Mau dibuang kok eman,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Babat, Jarwito, menegaskan, telah mendengar buruknya kondisi beras raskin dan memberikan teguran keras kepada staff yang bertugas. Dia meminta agar raskin diperiksa lebih dulu sebelum dibagikan kemasyarakat.

“Saya sudah meminta kepada staff agar ini tidak terulang lagi. Harus diteliti untuk melihat layak tidaknya dibagikan ke masyarakat,” tegas Jarwito.

Berkaitan dengan kasus buruknya kualitas beras raskin, Asisten Ekonomi  dan Pembangunan Kabupaten Lamongan, M.Fais Junaedi, saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya belum memberikan balasan hingga berita ini diterbitkan. (Tok)

Baca Juga :   Saber Pungli Blora Sasar Desa-desa

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *