Korban Dikeroyok, Motor Dibawa Kabur

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Modus kejahatan di Lamongan, Jawa Timur tampaknya semakin beragam. Modus terbaru adalah pelaku mengeroyok korban seperti perkelahian, setelah itu baru merampas motor yang dikendarainya.

Seperti yang dialami, Khulafaur Rasyidin (16), warga Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan  yang baru kehilangan motor Honda Blade Nopol L 6632 PV.  Sekujur tubuhnya juga babak belur setelah dikeroyok lima pemuda yang merampas motornya.

Kala itu sekitar pukul 19.00 WIB korban pergi ke depan kantor PDAM Lamongan di Jalan Lamongrejo hendak berkumpul dengan komunitasnya club Honda Blade. Hingga larut malam korban kongow-kongkow bersama komunitasnya itu.

Menjelang pukul 24.00 WIB korban kemudian pulang. Namun saat berkendara sendiri tersebut tiba-tiba di depan lapangan futsal, dirinya dipepet dua motor yang diboncengi lima pemuda. Korban dihentikan, dan ditanya kasar apakah anggota perguruan Kera Sakti.

Korban yang merasa tidak menjadi anggota perguruan silat itu menjawab tidak. Namun jawaban tersebut membuat lima pemuda tersebut menjadi semakin emosi. Mereka kemudian mengeroyok hingga korban jatuh tak berdaya. Setelah itu motor korban dibawa kabur oleh satu dari lima pemuda tersebut.

Baca Juga :   ASN Bojonegoro Tawuran di Laga Futsal, BKPP: Masih Kita Dalami

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp8,5 juta. Korban telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Lamongan.

“Identitas pelaku sudah dikantongi petugas. Sekarang petugas tengah memburu pelaku,“  kata Kasubbag Humas Polres Lamongan, AKP Umar Dami. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *