SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro – Pertandingan lanjutan Indonesia Primer League (IPL) antara Persibo Bojonegoro melawan Arema FC yang dijadwalkan, Kamis (18/04) besok, batal digelar. Alasannya pemain persibo mogok bertanding karena belum semua pemain dikontrak secara resmi oleh Manajemen Persibo.
“Keputusan pembatalan pertandingan Persibo vs Arema FC sudah final. Hasilnya gagal digelar,” ujar Lokal Media Officer (LMO) Persibo Bojonegoro, Imam Nur Cahyo, Rabu (17/04/2013).
Pembatalan pertandingan itu karena Persibo sampai saat ini belum memiliki pemain yang cukup. Saat ini jumlah pemain yang dimiliki Persibo tinggal tujuh pemain. Mereka adalah Wahyudi Hidayat, Wahyu Teguh, Didik Bagus Triono, Bijahil Chalwa, Crah Eka Angger, Happy Kurniawan, dan Sigit Meiko. Mereka semua adalah pemain lokal yang sudah resmi dikontrak manajemen Persibo. Ketujuh pemain itu saat ini sudah berada di mess Persibo dan siap bertanding besok.
Lokal Media Officer (LMO) Persibo Bojonegoro mengatakan, akibat pembatalan itu panitia pelaksana sekarang ini terus berkoordinasi dengan Tim Arema dam Perangkat Pertandingan serta dengan Operator Liga ( PT. LPIS).
“Konsekuensi yang akan diterima Persibo adalah kalah WO,” lanjut Imam Nurcahyo.
Padahal, saat ini Tim Arema sudah datang di Bojonegoro dan malam ini menginap di Hotel Panatau Sukses. Selain itu, Perangkat Pertandingan (Pengawas Pertandingan dan Wasit) telah tiba di Bojonegoro untuk pertandingan di Stadion Letjen H Soedirman besok sore.
“Kami atas nama Management dan official Tim Persibo, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas pilihan dan keputusan ini,” ungkap Imam.
Sementara, CEO Lokal Persibo Bojonegoro, Lukman Wafi, mengungkapkan, untuk mendatangkan pemain pihaknya harus menyiapkan uang sebesar Rp200 juta hingga Rp250 juta untuk mengontrak pemain.
“Pemain tidak mau begabung kalau belum dikontrak,” ungkap Lukam Wafi dikonfirmasi terpisah.(had)