Listrik Padam Antrian Solar Bubar

antri solar

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Problem sertaan akibat kelangkaan BBM jenis solar semakin banyak. Kali ini antrian sepanjang 1 Km di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Gardu Laut, Tuban, Jawa Timur  harus bubar gara-gara listrik padam, Sabtu (20/4/2013).

Kondisi ini mengakibatkan beberapa pengendara menggerutu. Mereka sudah terlanjur melakukan antrian selama berjam-jam. Padahal solar yang diantri tersebut dibutuhkan untuk melanjutkan perjalanan ke beberapa kota lain.

“Sudah antri berjam-jam eh kok malah listrik mati, kenapa gak hidupkan Genset saja,” gerutu Bakri, pengendara asal Jombang.

Selain pengendara yang merasa merugi, akibat antrian ini juga sempat mengganggu arus lalu lintas yang ada di Jalur Pantura Tuban. Kepadatan di jalur ini memaksa polisi untuk turun ke jalan, dan kerepotan mengatur lalu lintas hingga satu jam lebih ini.

Kekesalan pengendara menjadi bertambah, setelah 30 menit lampu kembali menyala layanan pengisian BBM pun kembali dibuka. Harapan kembali pupus, pasalnya setelah mengisi dua kendaraan yang mengantri, salah satu petugas SPBU berteriak dan mengatakan kalau stok solar mereka sudah habis.

Baca Juga :   Jimmi Junaedi Nahkodai DPC HKTI Bojonegoro Periode 2022-2026

“Solar habis, tinggal Premiun dan Pertamak,” teriak petugas SPBU ke arah antrian.

Mendengar informasi ini, kontan para pengguna semakin menggerutu. Mereka menyayangkan sikap SPBU yang tidak memberikan pemberitahuan mengenai keterbatasan solar seperti biasanya. Padahal antrian sudah terlalu panjang.

Kepada sejumlah wartawan pihak SPBU mengatakan, hanya mendapat pasokan solar sebanyak 8 ribu liter saja. Solar tersebut akhirnya habis setelah diserbu konsumen.

“Kita hanya dapat pasokan 8 ribu ton solar saja, tidak seperti jumlah dalam kondisi normal,” terang Teguh, salah satu operator SPBU Gerdu Laut Tuban. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *