Korban Banjir Babat Terabaikan

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Kepedulian Pemkab Lamongan, Jawa Timur terhadap rakyatnya yang menjadi korban banjir tampaknya patut diragukan. Terbukti warga dari empat desa di Kecamatan Babat hingga kini belum mendapatkan bantuan sama sekali.

Empat desa tersebut adalah, Desa Sumurgenuk, Datinawong, Patihan, dan Desa Moropelang. Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Ploro di Sumurgenuk ini mengakibatkan ratusan hektar sawah di empat desa itu tenggelam. Terparah terjadi di Sumurgenuk dan Datinawong.

Akibat banjir tersebut sedikitnya 80 hektar sawah di Sumurgenuk, dan sekitar 30 hektar sawah di Datinawong terendam banjir. Padahal tanaman padi rata-rata telah berusia tiga minggu.

Setelah banjir surut, petani menjadi kebingungan karena tidak mempunyai modal untuk kembali memulai tanam. “Ndak punya modal untuk tanam mas. Mau cari hutangan, hutang siapa, wong semuanya juga kebanjiran, “ ujar Sueb petani di Desa Sumurgenuk bingung, Selasa (23/4/2013).

Keluhan senada dilontarkan Iwan, warga Datinawong. Dia mengaku, sudah puyeng (pusing) mencari pinjaman modal untuk tanam padi namun tidak mendapatkan dana segar.

Baca Juga :   Jumlah Penduduk Bertambah, Timbulan Sampah di Bojonegoro Meningkat Setiap Tahun

“Masih puyeng cari hutangan, Mas, tapi belum ada yang nyantol (dapat),“ keluh Iwan.

Kades Datinawong, Mundhakir, mengaku, sudah mengajukan proposal bantuan bibit padi ke Dinas Pertanian Lamongan, namun belum ada tanggapan. “Sudah saya ajukan proposal bantuan, Mas, tapi ndak tahu kok belum turun,“ kata Mundhakir.  

Hal itu juga dibenarkan oleh Kades Sumurgenuk, Supaad. “Belum ada bantuan turun, Mas,“ ujar Supaad.

Sekretaris Dinas Pertanian Lamongan, Hariyanto, dikonfirmasi tentang proposal bantuan untuk korban banjir di empat desa di Kecamatan Babat, melalui SMS  menjawab, agar menanyakan masalah tersebut ke UPT Dinas Pertanian Kecamatan Babat.

Sedangkan Sekcam Babat, Hari S Putro, dikonfirmasi senada melalui teleponnya, hingga tulisan ini diturunkan tidak memberikan jawaban. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *