Jenazah Anansyah Dimakamkan

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro– Mendiang Pudja Anansyah (6), korban tenggelam dilokasi penampungan air sumur migas Tiung Biru (TBR)-B di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo,Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur langsung dimakamkan tak lama setelah pihak keluarga memutuskan untuk tidak dilakukan otopsi.

“Keluarga memutuskan untuk langsung dimakamkan saja,” ujar paman korban, Junaidi kepada Suarabanyuurip.com Rabu (24/4/2013) ditemui disela-sela prosesi pemakaman.

Mewakili keluarga, Junaidi menyatakan, insiden tersebut merupakan sebuah musibah. Sehingga keluarga hanya bisa pasrah.

Proses pemakaman bocah yang masih duduk dibangku kelas 2 SD itu dilakukan pukul 15.30 hingga 17.00 WIB. Isak tangis keluarga korban mengiringi prosesi pemakaman Pudja Anansyah di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kalisumber.

Muspika Kecamatan Tambakrejo, perangkat desa dan masyarakat setempat hadir dalam pemakaman tersebut. Diantaranya Kepala Desa Kalisumber, Yantoro, Camat Tambakrejo, Andik Sudjarwo, dan perwakilan Pertamina Eksploirasi dan Produksi (PEP) Asset IV.

“Sementara ini saya juga belum tahu persis bagaimana kejadiannya.Terlebih sejauh ini belum ada koordinasi dengan pihak operator,” sambung Camat Tambakrejo, Andik Sudjarwo.

Baca Juga :   Berikut Dokumen Yuridis yang Harus Dipenuhi Peserta Lelang

Sebelumnya, Kapolsek Tambakrejo, AKP Purwanto mengungkapkan insiden yang terjadi murni musibah dan tidak unsur penganiayaan.

“Apalagi keluarga juga sudah legawa,” ucapnya.

Sementara itu, sejumlah warga berharap agar pihak Pertamina lebih memperhatikan unsur keamanan lokasi wilayah kerjanya. Warga menilai insiden yang terjadi siang tadi tidak lepas dari kurangnya sistem keamanan yang diterapkan Pertamina.

“Satu sisi lokasinya juga tidak lengkapi pagar dan rambu-rambu peringatan,” ungkap salah satu warga berama Kastur.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pudja Anansyah, tewas saat memancing ikan bersama dua temannya dikolam penampungan air sumurTBR-B. Diduga anak terakhir dari tiga bersaudara pasangan Munahar – Sripah itu terpeleset dan kemudian kecebur didalam kolam sedalam sekira antara dua sampai tiga meter.  (Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *