SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Menuai padi adalah anugerah terindah bagi para petani. Benih padi yang ditebar di lumpur sawah merupakan harapan yang ditabur, dan pada puncaknya akan memberikan kebahagiaan saat musim panen.
Sayangnya entah karena saking bahagianya, saat memetik panen, dan merontokkan biji padi dari tangkainya mereka abaikan keselamatan. Mereka tak sadar jika tempat yang mereka gunakan untuk merontokkan biji padi bukanlah pekarangan rumah tapi di tengah jalan raya.
Tampak petani di wilayah Desa Modo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur  tengah merontokkan gabah tanpa sadar mereka duduk di tengah jalan raya.  Akibatnya kendaraan yang lewat harus mengalah lewat tepi jalan raya.
“Minggir, Yu, ojo tuk tengah ratan (minggir Yu, jangan ditengah jalan),“ teriak penumpang mobil disambut senyuman para petani. (tok)