SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur akan dipasang KWH untuk lebih menghemat biaya pembayaran listrik.
Asisten Tata Praja Lamongan Rusgianto, mengungkapkan, sampai dengan saat ini PJU yang menggunakan KWH meter sebanyak 191 unit dan yang belum menggunakan KWH meter ada 198 unit. Sedangkan 70 PJU lainnya menggunakan lampu jenis Light Emitting Diode (LED) yang lebih hemat energi.
Menurut Rusgianto, rencananya semua PJU di Lamongan akan dilakukan penambahan KWH meter pada setiap panel PJU sehingga diharapkan bisa dilakukan penghematan hingga 29 persen. Karena jika ada PJU tanpa KWH meter, penghitungannya masih berdasarkan titik tersambung, meskipun PJU dalam kondisi mati.
“Sehingga bisa merugikan pemerintah daerah,†tegas Rusgianto.
Pemasangan meter sendiri selain bertujuan untuk menghemat juga ditujukan agar tidak terjadi perselisihan tentang jumlah pembayaran antar PLN dan pemerintah daerah melalui Dinas PU Cipta Karya.
Angaran yang disediakan untuk pembayaran PJU di Lamongan sebesar Rp 1,4 miliar. Untuk pengadaan PJU sendiri dianggarkan antara Rp 1,5 hingga 2 miliar. Sedangkan untuk pemeliharaan diberikan alokasi anggaran sebesar Rp 700 sampai 800 ribu tiap tahunnya.
Sedangkan restribusi 2012 kemarin memberi kontribusi lebih dari Rp 20 miliar. Â Untuk tahun 2013 kita targetkan sebesar Rp 19,2 miliar.(tok)