Unitisasi Tak Pengaruhi Produksi TBR

lOKASI tbr a

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro– Operator sumur minyak Tiung Biru (TBR), Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Aset-4, mengaku, tak terpengaruh dengan rencana dilakukan unititasi sumur gas Jambaran-TBR-Cendana yang akan dilakukan oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) karena pihaknya lebih mengarah produksi minyak.

Legal & Relations PT Pertamina EP Aset-4 Field Cepu, Arya Dwi Paramita, mengatakan, unitisasi TBR-Jambaran-Cendana tidak mempengaruhi secara langsung produksi minyak di TBR yang ada di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa-Timur yang dioperasikan PEP.

“Secara langsung tidak mempengaruhi. Sebab, PEPC mengarah ke gas, dan PEP lebih ke minyaknya,” kata Arya Dwi Paramita via telepon, Senin (06/05/2013).

Dia jelaskan, Pertamina EP  memproduksikan minyak dari lokasi TBR-A, B, dan TBR C, lebih untuk menunjukkan bahwa pada formasi produktif dimaksud bisa diproduksikan minyaknya.

“Soal unitisasi detailnya ada pada Peraturan Pemerintah nomor 35 tahun 2004 pasal 41 ayat 1, Mas,” terangnya menjelaskan.

Di sisi lain, Kastur, salah satu tokoh masyarakat  Kalisumber, mengaku, rencana pembebasan lahan untuk unitisasi Jambatan-TBR-Cendana mulai direncanakan oleh PEPC. Salah satunya, sudah dilakukannya sosialisasi dampak lingkungan oleh PEPC di Kecamatan Padangan, dan Purwosari beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Pelibatan Tenaga Kerja Lokal di Blok Cepu Minim

“Informasinya segera ada pembebasan lahan, Mas. Tapi, positifnya kapan secara persis saya belum tau,” aku Kastur saat ditemui di sekitar lokasi TBR. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *