SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pemuda desa sekitaran sumur minyak Banyuurip terus berupaya mandiri dalam menguatkan ekonomi melalui usaha koperasi ditengah industrialisasi migas Blok Cepu.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Dinkop dan UMKM) Kabupaten Bojonegoro, Nuzulul Hudaya mengungkapkan sejarah singkat berdirinya koperasi berasal dari Negara Inggris ketika revolusi industri.
“Mohon maaf, koperasi berdiri untuk memerangi ideologi kapitalis,”urainya singkat disela kegiatan pendirian koperasi “Pemuda Mandiri” Dusun Sumur pandan, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (7/5/2013) tadi malam.
Huda menjelaskan, koperasi didirikan atas semangat kekeluargaan dan kebersamaan. Oleh karenanya, maju dan tidaknya ada pada semua anggota koperasi. Dia berharap, dengan adanya koperasi ditengah industrialisasi, mampu mendorong penguatan ekonomi bagi para pemuda dan masyarakat.
“Jangan sampai jadi penonton,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Gayam, Setyo Yuliono, menuturkan, dengan telah berdirinya koperasi dibeberapa Kecamatan Gayam, harus dikelola secara maksimal. “Jangan hanya sekadar papan namanya saja yang ada,” himbaunya.
Bekerja sama dengan Mercy Corp dan Mobil Cepu Ltd (MCL) koperasi Pemuda Mandiri telah didirikan disejumlah desa wilayah Banyuurip. Diantaranya Desa Gayam, Bonorejo, Begadon, Mojodelik, dan Ringin Tunggal. (roz).