Panitia Tolak Teruskan Penghitungan Suara

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro- Pasca kekisruan berujung penghentian pelaksanaan penghitungan surat suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur semakin memanas. Itu terjadi lantaran pendukung nomor urut 1, Maijo, tetap bersikukuh Pilkades dibatalkan.

“Karena indikasi kecurangan yang diduga dilakukan panitia sudah jelas. Yakni, terkait dengan surat panggilan ganda dan warga yang seharusnya mendapat panggilan tidak mendapatkan,” kata Wuryanto.

Ketua Panitia Pilkades, Samian, mengatakan, jika belum ada titik temu masalah protes warga itu tidak berani melanjutkan penghitungan surat suara yang masih tersisa tersebut.

“Meski penghitungannya dilanjutkan di Kecamatan dengan dijaga keamanan saya tetap tidak siap. Karena, ini menyangkut keselamatan saya dan anggota panitia lainnya,” kata Samian di hadapan Kasi Pemerintahan, Kantor Camat Ngasem, Mudlofir, Rabu  (08/05/2013).

“Panitia sudah sepakat tidak mau melaksanakan lagi penghitungan surat suara yang masih tersisa. Karena, faktor keselamatan setelah selesai penghitungan surat suara tersisa tersebut,” sambung Yapin ditemui terpisah di Polsek Ngasem, Rabu (08/05/2013). 

Baca Juga :   ADD Lamongan Naik Jadi Rp127 Milyar

Sedangkan, Mudlofir, mengatakan, hak pilih desa kolong sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang dilakukan panitia Pilkades sebanyak 2.621. Dengan tingkat kehadiran warga sebanyak 2.342 hak pilih.

Sedangkan, surat suara yang sudah terhitung sekira 90%. Yang belum terhitung sekira 178 surat suara atau 9 %. Rinciannya, Maijo calon nomor urut 1 mendapat 958 suara, Samirin calon nomor urut 2, mendapat 1.169 suara, surat suara tidak sah terdapat 37 suara.

“Rencananya, besuk mau dilakukan penghitungan surat suara yang belum dihitung. Namun, Panitia tidak siap. Sehingga, saat ini masih dalam proses penyelesaian keputasannya melalui dinas terkait,” jelas Mudlofir ditemui di ruang kerjanya sesusai nemui Ketua Panitia Pilkades. (sam)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *