Manajemen Persibo Ultimatum Pemain Bangkang

lukman wafi

SuaraBanyuurip.comEky Nurhadi

Bojonegoro – Manajemen Persibo Bojonegoro geram melihat ulah pemainnya yang acap membangkang instruksi, dan malas-malasan mengikuti latihan. Upaya itu sebagai bentuk ultimatum untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap Laskar Angling Dharma.

“Ini agar pemain tidak berbuat seenaknya sendiri karena kita juga sudah bersusah payah untuk mengontrak mereka (pemain-Red),” ujar Cief Eksekutif Persibo, Lukman Wafi, Minggu (12/05/2013).

Manurut Lukman Wafi, perlahan Persibo Bojonegoro sudah mulai bangkit dari keterpurukan dengan mampunya mengontrak sejumlah pemain. Rencananya Senin (13/05/2013) tim kebanggaan Boromania itu kembali akan melakukan kontrak dengan enam pemain seleksi, setelah sebelumnya sudah mengontrak tujuh pemain lokal.

“Persibo sebagai klub yang profesional. Sehingga ada upaya menegakkan disiplin sebagai pemain yang profesional. Jangan sampai berbuat seenaknya dengan ketidakdisiplinan yang akan merusak citra nama baik pemain sendiri,” jelas Lukman Wafi.

Hal itu mengingat adanya dua pemain asing Persibo Bojonegoro yang dinilai oleh manajemen seenaknya sendiri. Setelah sebelumnya menandatangani kontrak mereka malah meninggalkan Bojonegoro tanpa seijin officer maupun manajemen. Dua pemain asing itu yakni, Han Ji Ho dan Juan Marcello Cirelli. Mereka kabur dengan alasan haknya tidak dipenuhi.

Baca Juga :   Tongkang Batu Bara Kandas di Pasir Putih

“Han Ji Ho sebelumnya ijin kepada pelatih ada keperluan diluar Bojonegoro. Pelatih tidak mengijinkan tapi tetap pergi tanpa persetujuan. Tentu ini sikap yang tidak terpuji karena manajemen telah memenuhi harapan mereka (pemain,red),” keluh Wafi.

“Mereka juga sudah menandatangani kontrak, manajemen sudah membayar gaji pertama, dan memang ada klausul akan diterimakan setiap tanggal 10. Namun, kepergian kedua pemain asing itu dilakukan belum pada jatuh tempo,” lanjut pria yang juga sebagai Kepala Bakesbangpolinmas Bojonegoro.

Sehingga untuk menghindari kemungkinan kaburnya pemain lagi setelah dilakukan kontrak Manajemen akan melakukan brefing terhadap seluruh pemain yang dimiliki agar tidak bertindak semaunya sendiri.

Sehingga untuk menghindari kemungkinan kaburnya pemain lagi setelah dilakukan kontrak Manajemen akan melakukan brefing terhadap seluruh pemain yang dimiliki agar tidak bertindak semaunya sendiri. “Setelah semua dikontrak maka semua pemain akan dikumpulkan untuk diwanti-wanti agar tidak seenaknya sendiri,” tandasnya.

“Kita akan melaporkan pemain yang seenaknya sendiri. Pasti saya tindak lanjuti ke PSSI,”pungkasnya.(had)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *