Pembangunan Jembatan Penghubung Dimulai

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pembangunan jembatan yang berada dalam kawasan jalan alternatif Desa/Kecamatan Gayam, Desa Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (12/5) kemarin dimulai. Jembatan sisi selatan tersebut berada di sepanjang jalan alternatif yang menghubungkan Dusun Kaliglonggong dengan Dusun Temlokorejo.

Pembangunan jalan alternatif ini merupakan salah satu enam issu sosioekonomi yang di sepakati bersama antara Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam dengan Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu. Sebab jalan antar dua dukuhan yang sebelumnya terputus karena terkena proyek engineering, procurement and construction (EPC) Banyuurip.

Hanya, proses pembangunan jembatan kemarin baru sebatas pekerjaan perangkaian besi jembatan. Besi jembatan digunakan untuk landasan jembatan. Pekerjaan ini dilakukan langsung oleh tim pelaksana program dari masyarakat setempat. 

Sebelumnya, Rabu (8/5) lalu dilakukan syukuran dengan nasi tumpeng dan cok bakal di dekat lokasi Pad C Sumur Banyuurip, Blok Cepu. Syukuran menandai awal dimulainya pembangunan jembatan di sepanjang jalan alternatif.

Hadir dalam syukuran tersebut, sejumlah perwakilan Mobil Cepu Ltd, antara lain Ichwan Arifin, kontraktor PT Tripatra, Kades Gayam Pujiono, warga setempat, dan tim pelaksana pembangunan (TPP) jalan alternatif, serta lembaga pendamping.

Baca Juga :   Dua Kilo Meter Butuh Satu Jam

Menurut Pujiono, syukuran tersebut bertujuan agar pembangunan jembatan berlangsung dengan aman tanpa ada kendala. ”Sehingga, hasil dan manfaat pembangunan jembatan dan jalan alternatif ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat nantinya,” katanya.

Pembangunan jalan alternatif merupakan satu di antara enam komitmen Mobil Cepu Ltd (MCL) untuk masyarakat setempat yang dijalankan sehubungan dengan pengembangan lapangan Banyuurip, Blok Cepu. Jalan alternatif sepanjang 2,1 Km ini dilakukan secara swakelola dengan didampingi oleh Institute Development of Society, bekerja sama dengan Pemkab Bojonegoro. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *