Pertamina: Konsumen Banyak Beralih ke LPG 3 Kg

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – PT Pertamina menegaskan tidak ada pengurangan pasokan bahan bakar jenis Liquied Petrolium Gas (LPG), termasuk yang berukuran 3 Kilo Gram (kg). Perusahaan plat merah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menilai langkanya LGP 3 Kg di pasaran dimungkinkan karena banyaknya konsumen yang beralih menggunakan LPG 3 kilogram.

“Tidak ada pengurangan pasokan. Mungkin konsuman LPG 3 kilogram sekarang ini semakin banyak,” tegas Assisten Customer Relation – External Relation PT Pertamina (Persero) – Marketing Operation Region V, Rustam Aji, kepada Suarabanyuurip.com melalui ponselnya, Kamis (16/5/20130.

Menurut dia, banyaknya konsumen yang beralih menggunakan LPG 3 kilogram ini dikarenakan adanya isu kenaikan harga LPG bobot 12 kilogram beberapa waktu lalu. Sehingga konsumen yang awalnya menggunakan 12 kilogram beramai-ramai menggunakan LPG dengan bobot 3 kilogram yang bersubsidi.

“Mungkin karena adanya isu kemarin mas. Sehingga mereka ramai-ramai pakai subsidi 3 kilogram. Seharusnya itu tidak boleh,” ungkap Rustam.

Alasan lainnya, lanjut Rustam, langkanya LPG 3 Kg dipasaran diakibatkan sulitnya transportasi pada saat pengurangan solar bersubsidi beberapa waktu lalu. Sehingga menghambat proses distribusi. Meski begitu dia katakan, seharusnya hal itu sudah tidak mempengaruhi penyaluran LPG. Karena kondisi transportasi saat ini sudah normal.

Baca Juga :   Enam Bulan Dibangun, Pagar SMAN Kerek Ambruk

Sebelumnya, warga disejumlah desa dibeberapa kecamatan di Tuban mengeluhkan sulitnya mendapat LPG 3 Kg bersubsi. Kalau pun ada harganya lebih mahal yakni mencapai Rp17 ribu per tabung. Akibatnya mereka terpaksa kembali menggunakan kayu bakar. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *