SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan -Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lamongan, Jawa Timur masih jauh dari memuaskan. Air yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan keruh berwarna kecoklatan.
Para pelanggan PDAM di Kecamatan Babat, dan Kecamatan Pucuk merasa kecewa dengan kualitas air dari perusahaan milik Pemkab Lamongan itu. Mereka bukannya mendapatkan air bersih, namun air yang mengalir dari kran berwarna keruh, dan kotor. Bahkan terdapat banyak pasir lumpur berwarna kecoklatan.
“Kita itu tiap bulan bayar mahal, tapi air yang diperoleh butek (keruh), dan kotor begini. PDAM kinerjanya tidak profesional,“ kata Baduri warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Sabtu (18/5/2013).
Hal senada dilontarkan, Tiara. “Kalau dikonsumsi untuk air minum agaknya diragukan higienis-nya soalnya airnya keruh sekali, “ ujar Tiara.
Wanita berjilbab ini kemudian menunjukkan bak kamar mandinya yang airnya kotor. Lumpur tampak mengendap di dasar bak penampung air mandi tersebut.
Agar bisa dikosumsi untuk air minum, biasanya Tiara menampung dulu air dari kran ke bak plastik besar. Setelah diendapkan beberapa hari, air tersebut baru digunakan untuk memasak air minum atau untuk memasak sayur.
“Habis direbus, air minumnya disaring lagi, Mas. Karena masih ada endapan kotoran. Kalau tidak begini sekeluarga bisa sakit diare,“ ujar Tiara.
Belum diperoleh konfirmasi dari kantor PDAM Lamongan cabang Babat yang berada di Desa Moropelang. Saat didatangi sekitar pukul 14.00 WIB, kantor tempat pembayaran rekening air PDAM tersebut sudah tutup karena hari Sabtu hanya buka setengah hari. (tok)