SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Ribuan onthelis sepeda kuno dari seluruh Indonesia tumplek blek di Kota Lamongan, Jawa Timur. Mereka mengikuti Pelangi Onthelan Nusantara (LPON), Minggu (19/5/2013).
Peserta itu berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia. Sambil menaiki sepeda kuno, mereka juga mengunakan dandanan khas asalnya. Seperti peserta dari Pulau Garam, Madura, tampil dengan make up wajah merah menyala dan pakaikan Sakerah. Komunitas Sepeda Tua Makassar tampil kompak dengan pakaian adat Makasar yang serba merah.
Mereka tiba di Lamongan sejak Kamis (16/5/2013) lalu dengan ngonthel (mengayuh sepeda) dari Surabaya. Menurut penuturan panitia, Imam Achjar, bukan hanya peserta dari Makassar yang ngonthel ke Lamongan. Beberapa peserta dari Jepara dan Tuban juga ngonthel dari daerah asal menuju Kota Soto tersebut.
Sesuai tajuknya, kegiatan itu diikuti oleh peserta dari berbagai penjuru nusantara. Selain dari Makassar, peserta dari Kalimantan Timur, Balikpapan, Pontianak, Lampung, Bandung dan Jakarta juga meramaikan kegiatan selama dua hari itu.
“Dalam kegiatan ini kami menyiapkan hadiah satu unit motor bagi klub dengan penampilan terbaik,†kata Imam Achjar.
Karena itu, untuk menjaga netralitas penilaian dan mencari yang terbaik, tim juri diambilkan dari pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) pusat dan Jatim.(tok)