Mapolres Tuban Dilempari Telur Busuk

srmi

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban- Penahanan Ketua Umum Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) pusat berbuntut pada aksi solidaritas yang diadakan didaerah. Di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, SRMI melakukan aksi dengan melempar telur busuk Mapolres Tuban, Kamis (23/5/2013).

“Kami mengecam kekerasan di Jakarta. Terlebih pada penahanan ketua umum kami Wahida Baharudin Upa yang ditahan polisi di Jakarta,” tegas Koordinator Aksi, Irwandi, kepada Suarabanyuurip.com.

Massa juga melakukan orasi di didepan pinti masuk Mapolres Tuban sambil membentangkan sejumlah poster yang berisi kecaman kepada polisi. Mereka mengecam tindakan represif aparat kepolisian kepada SRMI yang melakukan advokasi kepada warga.

“Aksi ini adalah aksi solidaritas. Yang dilakukan diseluruh Indonesia, agar aparat tidak lagi melakukan tindakan semena-mena,” tandas Irwandi.

Para aktivis itu juga menyerukan pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 dan UU Pokok Agraria No 5 Tahun 1960. Serta menolak segala jenis penggusuran di Indonesia yang dilakukan dengan jalan kekerasan, intimidasi, dan premanisme.

Sebelumnya, Ketua umum Pusat SRMI, Wahida Baharudin Upa dan Sekretarisnya, Nuradim, beserta 9 warga Kampung Srikandi, Jatinegara, Pulogadung, Jakarta Timur ditahan petugas kepolisian tadi malam. Mereka ditahan karena terlibat dalam advokasi penggusuran terhadap 142 kepala keluarga, yang kalah dengan PT Buana Estate dalam sidang peradilan. (edp)

Baca Juga :   Persatu Tuban Bentuk Tim Divisi Utama

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *