Perusahaan Lokal Banyuurip Akan Demo Tuntut Pekerjaan

SuaraBanyuurip.com – D Suko

Bojonegoro – Persatuan perusahaan lokal Banyuurip akan berunjuk rasa menghentikan aktifitas proyek engineering, procurement and constructions (EPC) – 5 Banyuurip, Blok Cepu, yang dilaksanakan PT. Rekayasa Industri (Rekind) – Hutama Karya (HK) di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojnegoro, Jawa Timur, Kamis (23/5/2013).

Penghentian proyek pengembangan penuh lapangan minyak Banyuurip itu dikarenakan perusahaan lokal mengaku telah dikhianati oleh PT. Kencana Graha Pertiwi (KGP), subkontraktor PT Rekind – HK. Sebab sudah dua bulan melaksanakan pekerjaan, KGP tidak melibatkan perusahaan lokal seperti kesepakatan yang sudah disepakati bersama sebelumnya.

Koordinator Aksi, Supolo, menegaskan, ada dua tuntutan yang diusung perusahaan lokal Banyuurip dalam unjuk rasa Kamis pagi sekira pukul 07.00 WIB besuk. Yakni meminta kepada PT. Rekind – HK untuk menghentikan semua kegiatan PT KGP dan meminta PT KGP hengkang dari wilayah banyuurip karena tidak bisa bekerjasama dengan kontraktor loka.

“KGP telah terbukti melanggar perda Nomor 23/ 2013 tentang konten lokal. Jadi harus pergi dari wilayah kami,” tandas tokoh masyarakat Desa Brabowan ini.

Baca Juga :   Kajian Pemasangan Jargas di Bojonegoro Wewenang Dirjen Migas

Rencananya, unjuk rasa itu akan diikuti puluhan perusahaan lokal dan pemuda dari beberapa desa sekitar sumur minyak Banyuurip. (suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *