SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kemacetan di jalur Pantura di wilayah Tuban, Jawa Timur tampaknya akan berlangsung lama karena perbaikan jalan tersebut diperkirakan baru akan selesai pada tahun 2014 mendatang.  Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi antara Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Pengerjaan Umum (PU), Polres, serta kontraktor perbaikan, yaitu salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Waskita Karya, di Polres Tuban.
“Mereka (kontraktor) sudah kita minta untuk presentasi,  kemungkinan selesai perbaikan pada tahun 2014 mendatang,†kata Kepada Dinas Pengerjaan Umum (PU) Choliq Chunasiq, saat dihubungi melalui ponselnya.
Dia menjelaskan, kontraktor yang mendapat mandat dari pemerintah pusat tersebut akan melakukan perbaikan jalur Pantura sepanjang 22 kilometer. Jalan itu akan dilebarkan menjadi 8 meter dengan total anggaran sekira Rp170 milyar.
“Kita sudah minta, agar H-7 sebelum lebaran nanti untuk lebarnya sudah selesai digarap minimal dua pertiga dari luas total yaitu 8 meter,†tegas Choliq.
Perminta itu dilakukan agar perbaikan jalan ditempat tersebut tidak mngganggu arus mudik ataupun arus balik. Sehingga kemacetan dan penumpukan kendaraan tidak terjadi.
Diketahui, perbaikan di jalur nasional tersebut dilakukan dikawasan Kecamatan Jenu, Kecamatan Tambakboyo, dan Kecamatan Bancar sejak tahun 2012 kemarin. Selama ini, kerapkali terjadi penumpukan kendaraan maupun kemacetan parah diwilayah tersebut. Akibatnya banyak mobil yang terpaksa melewati jalur alternatif.
 “Kami minta agar kontraktor, dalam hal ini PT Waskita Karya untuk memperhatikan lingkungan sekitar. Termasuk melakukan penyiraman secara berkala,†pinta Choliq. (edp)