SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Moving pipanisasi minyak Banyuurip Blok Cepu, yang dilakukan konsorsium PT.IKPT-Kelsri berdampak terhadap kotornya sebagian Jalan Veteran, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jalan beraspal disekitar penampungan pipa itu menjadi berdebu dan banyak tanah liat yang berasal dari roda kendaraan besar pengangkut pipa.
Jika itu tidak segera dibersihkan akan menggangu kenyamanan dan bahkan dapat mengakibatkan kecelakaan bagi pengguna jalan karena kondisi jalan menjadi licin bila terguyur hujan.
Humas PT.IKPT, Soenarto, mengakui kondisi tersebut. Dia berjanji akan segera membersihkan kotoran tersebut.
“Hari ini juga akan kita bersihkan, tadi sudah kita lakukan pengerukan tanah yang melekat di aspal,”katanya Rabu (29/05/2013).
Dia membenarkan jika saat ini kondisinya sangat kotor dan berdebu. Saking parahnya, pihaknya  mengaku sempat mendapat teguran dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro untuk  segera membersihkan sisa tanah tersebut.
“Sejak seminggu terakhir ini banyak mobil-mobil besar pengangkut pipa,” ungkap dia.
Pantauan dilapangan, kurang lebih sepanjang 500 meter dari titik penampungan pipa sampai didepan Terminal Bojonegoro kondisinya sangat kotor. Hal itu diperparah dengan kendaraan yang berlalu-lalang dan menyebabkan debu-debu tersebut bertebaran. Akibatnya tak sedikit pengguna jalan yang merasa  terganggu. (roz)