Petani Brabowan Minta Ganti Rugi Bibit

pertemuan

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Konsorsium PT Tripatra-Samsung, kontraktor pelaksana proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) 1 Banyuurip, Blok Cepu kembali melakukan pertemuan dengan 14 petani Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (30/5/2013). Pertemuan itu sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya untuk membahas tuntutan normalisasi Kali Bangi di desa setempat dan ganti rugi tanaman mereka yang rusak akibat pemasangan 18 gorong-gorong.

Informasi yang diperoleh menyebut, pertemuan yang dilaksanakan di kediaman Bambang koordinator dari 14 petani Brabowan itu dihadiri langsung oleh perwakilan Tripatra, Edi Purwanto Sosec Advisor, perwakilan 14 warga, dan perangkat Desa Brabowan.

Bambang, mengatakan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan 18 Mei 2013 lalu. Yakni, terkait dengan normalisasi kali bangi dan simpati tanaman pertanian yang rusak terkena banjir. 

“Kita baru mengajukan luas lahan yang terkena banjir. Kemudian bentuk simpati tanaman yang diajukan berupa bibit,” kata Bambang ketika dikonfirmasi melalui pesan pendek, Kamis (30/5/2013).

Dia menjelaskan, sesuai hasil pengcekan lokasi, total luas lahan yang dimilik 14 warga Brabowan yang terkena banjir itu seluas sekira 7,5 hektar. Sedangkan, pengajuan untuk simpati tanaman disesuaikan dengan luas lahan yang ada tersebut.

Baca Juga :   Pertamina Segera Luncurkan Elpiji 3 Kg Non Subsidi

“Kita mengajukan sesuai dengan luas lahan, Mas. Tergantung Tripatra nanti bagaimana menindaklanjutinya,” tegas Bambang.

Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, membenarkan adanya pertemuan tersebut.

“Masih dibicarakan jumlahnya. Kemudian akan kita sampaikan ke manajamen di Jakarta,” sambung Budi Karyawan melalui pesan pendek.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *