SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Proyek pengerjaan pipa minyak milik operator ladang Migas Blok Cepu, Mobil  Cepu Ltd (MCL) di Tuban, sudah mencapai 70 persen.
“Saat ini pekerjaan pipa sudah sekitar 70 persen,†terang Humas Engineering Procurement and Constructrions (EPC) 2 Tuban, Anaf, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Sabtu (1/6/2013).
Diketahui, pipa yang digunakan untuk mengalirkan minyak ini dipasang, sepanjang 72 kilometer dari Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, menuju salah satu bibir pantai yang ada di Desa Glodog, Kecamatan Palang, Tuban. untuk kemudian akan ditampung di kapal tanker raksasa yang dipasang di tengah laut.
Meski hingga saat ini kondisi hujan masih kerap turun, tapi diakui tidak lagi menjadi kendala pemasangan pipa. Yang saat ini sedang dalam proses penimbunan pipa. Hanya sesekali saja, pekerja harus berteduh dan menghentikan kegiatannya apabila hujan benar-benar deras.
“Tidak ada kendala, hanya saja kalau hujan deras kita harus meneduh mas,†tambahnya.
Ditanya mengenai kondisi beberapa tanah tambak yang ada di kecamatan Palang, yang mudah sekali menjadi lumpur apabila terkena hujan, Anaf menyatakan, pengerjaan di wilayah tersebut sudah selesai dikerjakan. Sehingga kemungkinan itu bisa dihindari.
“Kita yakin pengerjaan akan sesuai target,†jawabnya singkat, ditanya mengenai kemungkinan molornya penanaman pipa ini.
Diketahui, EPC 2 yaitu pekerjaan penanaman pipa untuk penunjang produksi migas Blok Cepu sebesar 165.000 barel per hari (BPH). Proyek ini dikerjakan oleh konsorsium PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT) – PT Kelsri. (edp)