SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Bakal Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parwansa, mengeluarkan joke segar ketika ditemui wartawan usai mengikuti peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU di gedung Graha Sandiya, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Minggu (2/6/2013).
“Brengosnya aja yang tebel,†kalimat itu begitu saja ke luar bibir Khofifah Indar Parawansa disela-sela wawancara dengan media massa usai perhelatan yang diikuti ratusan pengurus Muslimat NU di Kabupaten Tuban tersebut.
Ketua Umum Muslimat NU ini menyatakan, saat ini pihaknya dalam keadaan terganggu, karena menemukan ada upaya mengebiri langkahnya untuk melenggang maju sebagai kandidat Gubernur Jatim. Termasuk diantaranya upaya melakukan proses pelemahan lapangan dengan mengadu-adu kekuatan yang ada.
“Sudah tahu ada partai yang dukung saya, kok masih ingin dibikin kongsi,†tegas Khofifah.
Harusnya, tambah dia, incumbent tidak perlu khawatir dengan kekuatan dirinya karena  pihaknya bukanlah apa-apa. Dia mencontohkan, incumbent ibaratnya sudah melakukan kampanye selama 5 tahun lalu. Tentunya dengan bantuan aparat birokrat.
“Janganlah mengamputasi, kita ini negara demokrasi,†ujarnya. (edp)Â