Penjual Bensin Eceren Meraup Berkah Pilkades

bensin eceran

SuaraBanyuurip.com -  Totok Martono

Lamongan – Pilihan Kepala Desa (Pilkades) massal Gelombang III yang berlangsung di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, membawa berkah tersendiri bagi penjual bensin eceran diwilayah tersebut. Dagangan mereka laris diserbu para warga yang menonton pencoblosan di kantor desa.

Dari pantauan,  disejumlah desa yang menggelar Pilkades, ratusan orang sejak pagi telah memenuhi kantor desa untuk mencoblos sekaligus menonton pelaksanaan Pilkades. Pilkades menjadi tontonan menarik karena hanya digelar enam tahun sekali.

Didesa yang memiliki kandidat kades lebih dari satu orang, jumlah pengunjung lebih membludak lagi. Selain para pendukung calon kades juga  banyak orang dari luar daerah yang jauh-jauh datang untuk menonton jalannya pilkades. Banyaknya massa yang menonton Pilkades dengan naik motor menjadikan omzet penjualan bensin eceran meningkat.

Seperti pengakuan Juariah yang berjualan bensin eceran di tepi jalan Desa Keting, Kecamatan Sekaran. Sejak pagi banyak pengendara motor yang mengisi bensin ditempatnya.

“Biasanya sehari paling laku 5-6 liter mas. Sekarang baru pukul 10 sudah laku 12 liter,” ungkap Juariah, Minggu (2/6/2013), sambil mengaku telah meminta suaminya untuk kulakan lagi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sekaran.

Baca Juga :   Hardiknas 2 Mei, DPRD Apresiasi Program Pendidikan Pemkab Bojonegoro

Senada juga disampaikan penjual bensin eceran di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Sucipto. Dia mengaku, omset penjualan bensin ecerannya meningkat dua kali lipat dibanding hari biasanya.

“sehari biasanya laku 15 liter mas. Hari ini sudah menjual 20 liter,” sambung Sucipto.

Sucipto mengaku, pembeli bensin eceran ditempatnya rata-rata adalah orang luar daerah yang ingin menonton Pilkades ditempatnya.

“ Pilkadesnya seru mas, karena calonnya 2 orang,” kata pria yang berjualan dijalan raya Karanggeneng ini.

Mereka yang menonton Pilkades rata-rata mengaku tidak sempat beli bensin di SPBU karena tergesa-gesa, meskipun harga eceran jauh lebih mahal. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *