Warga Dua Desa Bentrok, Lima Motor Dirusak

SuaraBanyuurip.com – D Suko

Bojonegoro – Bentrokan antara sekelompok pemuda dengan warga di Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali terjadi, Sabtu (1/6/2013) sekira pukul 22.00 WIB. Bentrok itu diduga karena dendam lama antara pemuda Dusun Kaliasin, Desa Sambongrejo dengan pemuda Dusun Banjar, Desa Senganten.

Sebab, sebelumnya perseteruan yang berujung bentrok pernah terjadi antar pemuda di dua desa tersebut. Akibat bentrokan lanjutan itu empat sepeda motor milik pemuda Kaliasin dirusak, bahkan satu sepeda motor dibakar Warga Banjar.

Menurut keterangan beberapa saksi di tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa tersebut terjadi saat sekolompok pemuda Kaliasin beniat menonton hiburan jaranan di Dusun Banjar. Tanpa sebab pasti tiba-tiba saja sekelompok pemuda Kaliasin ini melempari batu kearah kerumunan penonton di sepanjang jalan menuju lokasi hiburan. Melihat ada serangan mendadak, warga Banjar yang berada dilokasi pertunjukan jaranan balik menyerang sekelompok pemuda tersebut.

Mendapat perlawanan, puluhan pemuda Kaliasin terdesak karena kalah jumlah. Gerombolan pemuda Kaliasin lantas melarikan diri menjauhi tempat hiburan jaranan berlangsung. Pemuda itu semburat menyelematkan diri dan diantara mereka meninggalkan empat sepeda motornya di pinggir jalan.

Baca Juga :   Ali Fauzi : Lamongan Miniatur Penanganan Teroris Indonesia

Melihat penyerang itu kabur kemarahan warga Banjar kian menjadi. Mereka kemudian melampiaskannya dengan merusak motor tersebut sampai hancur. Aksi kelompok pemuda Kaliasin itu tidak berakhir di Dusun Banjar. Sambil melarikan diri, mereka masih sempat melempari batu orang hajatan di Dusun Kadung Desa Sambongrejo.

Akibatnya bentrokan yang lebih besar terjadi antara warga Kadung dengan rombongan pemuda Kaliasin yang bersepeda motor. Dalam bentrok itu, salah seorang diantaranya pemuda Kaliasin terjatuh dari motornya dan lari meninggalkan motornya di parit dekat lokasi kejadian. Motor tersebut akhirnya menjadi sasaran amuk massa dan di bakar. Peristiwa yang terjadi itu sempat memancing perhatian warga Dusun Kadung. Mereka ramai-ramai keluar rumah sambil membawa pentungan. Warga mengejar sambil mengacung-acungkan pentungan.

Mendapat informasi, polisi langsung datang kelokasi untuk melakukan penjagaan dan melakukan penyelidikan motif bentrokan tersebut. Karena hingga subuh suasana tegang masih menyelimuti warga Dusun Kadung. Sejumlah barang bukti berupa lima sepeda motor, dan pentungan diamankan.

“Barang bukti yang ada menjadi petunjuk awal untuk mengungkap kasus ini,” ujar Kapolsek Gondang AKP Paiman.

Baca Juga :   Harga Emas Naik, Daya Beli Masyarakat Sepi

Saat ini polsek Gondang masih melakukan patroli dan memintai keterangan beberapa saksi. Sebab ada isu akan ada serangan susulan dari warga Dusun Kaliasin ke Dusun Banjar maupun Kadung.
(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *