Pengiriman BBM Kembali Normal di Bojonegoro

spbu

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Berkurangnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bojonegoro tampaknya mulai teratasi. Hal ini dikarenakan PT Pertamina akan menambah stok BBM untuk wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Kabupaten Lamongan.

Asisten Customer Relation External PT Pertamina Full Retail Marketing Region V, Rustam Aji, mengakui, adanya keterlambatan pengiriman yang menyebabkan stok BBM jenis premium berkurang. Hal itu disebabkan karena beberapa alasan.

“Dapat kami informasikan, kendala kemacetan di tiga titik diantaranya, di Tambakboyo,  Kabupaten Tuban karena jalan rusak, Bancar, Tuban ada perbaikan jalam, dan di Kalitidu,  Kabupaten Bojonegoro juga ada perbaikan jalan,” jelas Rustam Aji.

Dia menyatakan, hal ini mengakibatkan keterlambatan pengiriman dari TBBM Tuban ke beberapa SPBU di wilayah Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, bahkan Kabupaten Rembang Jawa Tengah (Region 4).

Saat ini untuk jalur utama sudah kami minta prioritaskan, sejak kemarin sudah ditambah 2 mobil tanky masing-masing 32.000 Kiloliter, untuk support wilayah Tuban dan Bojonegoro. Dan rencana hari ini, pihaknya menambahkan lagi 10 mobil tanky untuk bantu penyaluran dari TBBM Tuban.

Baca Juga :   Warga Minta Jalan ke Sumur Jambaran Dibangun

“Kami berharap instansi yang berwenang segera melakukan perbaikan jalan rusak, dan mempercepat pengerjaan proyek perbaikan. Apalagi menjelang puasa atau lebaran akan ada peningkatan kebutuhan. Kemungkinan tidak hanya BBM, kebutuhan masyarakat yang lain seperti sembako, bahan bangunan dan lain-lain juga akan terkendala,” harapnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, terlihat antrian panjang di SPBU Jalan Sawunggaling, Kecamatan Kota Bojonegoro. Pengawas SPBU Sawunggaling, Anggun Satriya Darmawan, mengungkapkan, keterlambatan pasokan BBM jenis premium sudah tidak terjadi lagi.

“Mulai hari ini sudah nampak lancar, Mbak,” kata pria 30 tahun in.

Dia menjelaskan, pihak SPBU tidak mengetahui secara pasti penyebab keterlambatan pengiriman BBM jenis premium beberapa hari lalu. Namun, akibat keterlambatan tersebut pihaknya mengalami kerugian hampir puluhan juta rupiah.

“Ya kami berharap,kiriman lancar lagi agar tidak ada yang dikecewakan,” imbuhnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *