SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator unitisasi sumur gas Cendana – Jambaran – Tiung Biru (TBR), PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) hingga kini belum melakukan aktifitas di lokasi tersebut. Oleh karena itu warga memanfaatkan lokasi sumur gas tersebut untuk menggembala kambing.
Pantauan di lokasi menyebut, dimanfaatkannya sebagai tempat mengembala hewan tersnak itu lantaran tidak ada lokasi lain selain lokasi sumur gas Cendana tersebut. Karena, disekitarnya tidak ada tempat yang kosong semuannya adalah sawah pertanian warga. Lain itu, juga belum adanya security yang ditugaskan menjaga lokasi.
Seorang warga, Kisdi, asal Desa Cendono, Kecamatan Padangan mengatakan, memanfaatkan lokasi sumur gas Cendana untuk mengembala kambing karena tidak ada lokasi lain yang kosong.
“Terpaksa saya mengembala kambing saya dilokasi ini, Pak. Lantaran tidak ada tempat lain untuk mengembala. Karena, semuanya lahan persawahan warga,” kata Kisdi ditemui saat mengembala kambing di lokasi sumur gas Cendana, Selasa (04/6/2013).
Dia menjelaskan, selain tidak ada tempat lain, beraninya memanfaatkan untuk mengembala juga belum ada pihak perusahaan menugaskan security di lokasi untuk sebagai keamanan.
“Lokasinya bahaya atau tidak saya tidak faham, karena tidak ada yang jaga dan memperingatkan. Jika tidak diperbolehkan tidak apa-apa. Cari tempat lain meski jauh. Yang penting kambing saya bisa makan,” jelasnya.
Menurutnya semula lokasi ini bukan lapangan desa, tapi lahan sawah pertanian warga yang dibeli perusahan. Karena dibiarkan kosong akhirnya dimanfaatkan warga setempat.
“Tahun berapa dibelinya saya tidak tahu, Pak. Yang jelas sudah tahunan,” sambung Kasmiatun saat menjemur gabah hasilnya ngasak dari panen tetangganya. (sam)Â