SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), sangat berharap besar keberadaan pengembangan pengeboran minyak Blok Nona yang akan dikerjakan di Bojonegoro, Lamongan, Nganjuk, Jombang sampai dengan Surabaya.
Direktur Utama PT ADS, Ganesha Askari, mengungkapkan, Pemkab Bojonegoro sangat mendukung pengembangan lapangan minyak dan gas bumi Blok Nona di daerah Bojonegoro yang dikerjakan oleh PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP).
“Dengan adanya pengembangan lapangan migas Blok Nona, diharapkan mampu membawa dampak positif bagi pembangunan Bojonegoro,” tandas pria dengan tinggi badan 178 Cm ini.
Dia mengungkapkan, jika nantinya Blok Nona benar-benar beroperasi maka bukan tidak mungkin Bojonegoro akan mendapatkan keuntungan besar. Kesempatan inilah yang akan digunakan PT ADS agar dapat menyisihkan dana, dan bisa berdiri sendiri tanpa menggandeng mitra kerja lagi.
“Meskipun Blok Nona masih lama dan membutuhkan waktu bertahun-tahun, paling tidak nantinya kita bisa mengumpulkan modal sendiri untuk mandiri,” ungkapnya.
Dia mengatakan, jika saat ini PT ADS yang masih menggandeng PT SER dikarenakan keterbatasan modal. Sehingga, Participating Interest (PI) yang didapat PT ADS sangat sedikit. Meskipun begitu, jumlah bagi hasil tidak dapat dirubah karena sudah sesuai aturan.
“Kalau bagi hasil dirubah seharusnya dari awal perjanjian dengan BP Migas, dan operator, sekarang ya tidak bisa. Oleh sebab itu, pada awal beroperasinya Blok Nona kita bisa menjadikan hal itu sebagai pengalaman,” jelasnya.
Dia optimis penghasilan dari Blok Nona nantinya lebih besar dari Blok Cepu. Sistem bagi hasil dalam PI Blok Cepu tidak akan diterapkan dalam pengelolaan Blok Nona.
“Kami yakin dengan adanya Blok Nona, Bojonegoro bisa menghasilkan modal sendiri bahkan dengan jumlah yang besar,” harapnya. (rien)