SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Warga Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur  dalam satu bulan terakhir diresahkan dengan serangan ulat bulu. Ulat yang tiba-tiba datang dan berkembang biak itu mulai memasuki rumah-rumah warga dengan jumlah makin banyak.
“Ulat bulu sudah satu bulan ini menyerang rumah kami, bahkan menurut informasi juga menyerang di semua RT,” jelas Arika, salah satu warga Kauman RT 11 RW 2, Rabu (5/6/2013).
Perempuan berusia 20 tahun ini mengatakan, serangan ulat bulu paling banyak terjadi pada pagi hari. Awalnya terlihat bergerombol menempel di pohon, lalu menyebar hingga masuk ke dalam rumah, dapur, bahkan ke kamar mandi.
“Ada dua jenis ulat bulu yang kami tahu, yakni berwarna hitam kecokelatan dan putih kecokelatan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, berbagai cara sudah dicoba,mulai membakar ulat-ulat itu di pohon,menyiram ulat-ulat yang menempel di pohon dengan minyak tanah. Akan tetapi usaha itu tampaknya sia-sia karena ulat masih saja datang dengan jumlah banyak.
“Air panaspun tidak mampu mengurangi jumlah ulat bulu itu,” ujarnya frustasi.
Menurutnya, ulat bulu ini juga sudah menghabiskan daun pohon mangga di halaman depan rumah. Meski serangan ini sudah berangsur cukup lama, namun hingga kini belum ada petugas terkait yang mendatangi rumah warga untuk membasmi serangan ulat bulu.
“Sudah lapor perangkat desa tapi belum ada tindakan sama sekali,” tukasnya jengkel.
Meskipun begitu sebagian warga mengatakan, munculnya serangan ulat bulu merupakan hal yang normal. Apalagi saat ini memasuki masa peralihan dari musim hujan ke kemarau, karena di tahun-tahun sebelumnya pernah mengalami serangan ulat bulu.
“Tapi tidak sebanyak sekarang,” ujar Arika sambil menggaruk lengannya yang gatal. (rien)