SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Â Masyarakat Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mencoba membongkar misteri perahu kuno yang terbuat dari besi tua.
“Belum banyak yang tahu tahu tentang asal muasal perahu kuno ini,” ujar Kepala Desa Ngraho, Prastawa, ditemui Suarabanyuurip.com, Kamis (6/5/2013).
Prastawa menceritakan, warga sekitar biasa menyebutnya dengan legenda Perahu Kuno. Mereka menganggap perahu yang berukuran 22 x 4 meter tersebut menyimpan sisi misteri, dan memiliki riwayat kehidupan pada zaman dahulu.
“Kami tidak bisa menyimpulkan. Bisa jadi umurnya sudah ratusan tahun. Yang lebih punya kapasitas menilai sebenarnya para ahli sejarah, masyarakat hanya menyebutnya perahu besi kuno,” katanya menjelaskan.Â
Hingga saat ini, kata dia, tidak sedikit masyarakat setempat yang mengalami kejadian di luar logika karena keberadaan perahu tersebut. Oleh karenanya setelah ada sekepakatan bersama, dengan gotong royong warga mencoba menaikkan perahu itu ke darat. Perahu tertimbun diantara air Bengawan Solo dan tanah.
“Sebelumnya kami juga melakukan sejumlah ritual, do’a dan acara adat,” tutur Prastawa.
Meski demikian, pihaknya mengaku belum bisa memastikan proses pembongkaran perahu tersebut. Rencanaya, jika berhasil, perahu tersebut nantinya akan diletakkan di sebuah tempat khusus berupa punden atau makam.Â
“Kalau hari ini seperinya belum bisa,” imbuhnya. Â
Sementara itu, sejak dimulai sekitar jam 08.00 WIB hingga siang tadi siang tadi, tidak sedikit masyarakat setempat, dan di luar Desa Ngraho begitu antusias menyaksikan perahu fenomenal tersebut. Sekalipun dalam cuaca tidak menentu. (roz)