SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Warga Dusun Kacangan, Desa Dukuhagung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur merasa kesal dengan janji yang diberikan pengelola sumur migas Gondang I dan 2, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB-PPEJ) untuk membangun gorong-gorong diwilayah setempat. Sebab sudah setahun ini operator tak juga kunjung merealisasikan janji tersebut.
Pembangunan gorong-gorong yang dijanjikan JOBP-PEJ itu berawal dari jebolnya gorong-gorong berukuran 6 meter di Dusun Kacangan akibat banyaknya kendaraan proyek yang pada waktu itu banyak keluar masuk lokasi melalui jalan tersebut.
“Dulu Pak Ridwan orang JOBP-PEJ berjanji akan membangun gorong-gorong itu, tapi sampai sekarang belum dipenuhi,†ungkap Sekretaris Kecamatan, Johan Tantowi kepada SuaraBanyuurip.com, Jum’at (7/6/2013).
Kata Johan, pada waktu itu JOBP-PEJ menjanjikan akan memperbaiki gorong-gorong dengan memasang lempengan baja. Namun setelah ditunggu warga sekian lama tidak ada kabar. Bahkan sekarang ini kerusakan gorong-gorong semakin parah sehingga warga berinisiatif memperbaiki gorong-gorong tersebut dengan berswadaya.
“Walau diperbaiki ala kadarnya gorong-gorong itu sudah tidak membahayakan lagi,†jelas Johan.
Gorong-gorong tersebut merupakan jalan poros strategis yang menghubungkan tiga desa yaitu Desa Dukuhagung, Takeran dan Klanting.
Security sumur gondang I, Sudigno dihubungi SuaraBanyuurip.com membenarkan, jika Ridwan merupakan orang JOB-PPEJ. “ Pak Ridwan menjadi humas JOB-PPEJ Blok Tuban mas,†kata Sudigno. Ketika diminta nomer kontak Ridwan, Sudigno mengaku tidak punya. (tok)