Kartar Gayam Desak MCL Tuntaskan Lapangan Bola

lapangan gayam

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Karang Taruna (Kartar) Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mendesak kepada Mobil Cepu Limited (MCL), Operator migas Blok Cepu untuk segera menyelesaikan pembangunan lapangan sepak bola desa setempat. Sebab dalam waktu dekat ini lapangan tersebut akan digunakan untuk menggelar kompetisi sepak bola antar dukuhan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI.

Sedangkan saat ini, kondisi lapangan sepak bola Gayam sebagian telah rusak akibat digunakan proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) -2 Banyuurip, yakni pemasangan pipa untuk mengalirkan minyak Blok Cepu ke bibir pantai Palang, Tuban. Proyek pipa itu dikerjakan konsorsium PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT) – PT. Kelsri, kontraktor MCL.

Ketua Karang Taruna desa Gayam, Narito, mengatakan, dengan rusaknya lapangan saat ini akan mengganggu pelaksanaan kompetisi sepak bola antar dukuhan. Sebab sebagian lapangan rusak akibat bekas galian pipa minyak Blok Cepu.

“Kami minta lapangaan ini tidak hanya diperbaiki. Tapi harus segera diselesaikan penyelesaian tukar gulingnya sebelum bulan Agustus,” tegas Narito kepadasuarabanyuurip.com, Sabtu (8/6/2013).

Dikonfirmasi terpisah, Field Public and Government Manager Affairs MCL, Rexy Mawardijaya, mengungkapkan, jika penyelesaian tukar guling lapangan Desa Gayam masih dalam proses dan terus berjalan. Agar lapangan bisa dipergunakan untuk kompetisi sepak bola antar dukuhan, MCL akan melakukan perbaikan sementara.

“Sambil menunggu proses tukar gulingnya, lapangan yang ada akan diperbaiki terlebih dulu agar karang taruna bisa menggelar kegiatan,” sambung Rexy Mawardijaya ditemui seusai menghadiri acara sedekah bumi sendang Kelor.

Dia berharap, warga maupun pemerintah desa untuk saling menyadari dengan tahapan penyelesaian lapangan desa Gayam yang masih dalam proses.

Sekedar diketahui, tukar guling tanah kas desa dan pembangunan Lapangan Bola Gayam ini merupakan salah satu enam issu sosioekonomi yang disepakati bersama MCL dengan pemerintah desa (Pemdes) Gayam yang hingga kini belum terealisasi.(sam)

Baca Juga :   Dewan Minta Pembenahan BUMD di Sektor Migas

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *