Produksi Blok Tuban Belum Bertambah

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Produksi Minyak dan Gas Bumi (Migas) Sumur Sukowati, Blok Tuban yang dikelola Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOB P-PEJ) masih bertahan dikisaran 500 – 2 000 Barel Per Hari (bph). Padahal tahun ini operator menargetkan pengeboran bertambah.

Field Administration and Supperintendent (FAS) JOB P-PEJ, Hananto Aji, mengungkapkan jika sampai sejauh ini tingkat produksi minyak yang dihasilkan dari Pad A di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, dan Pad B di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, hanya kisaran 1.500 sampai 2000 Bph.

“Belum ada tambahan,” kata Hananto kepada suarabanyuurip.com, Minggu (9/2013).

Dia menyatakan, JOB P-PEJ optimis pada pengeboran sumur terakhir yaitu sumur 24 di Pad B Desa Ngampel  dapat mendongkrak produksi minyak Blok Tuban. Sumur baru itu telah dilakukan Weel Test atau Percobaan Pembakaran Sumur beberapa hari lalu. Karena itu belum mampu menambah jumlah produksi.

Disinggung tentang rencana peningkatan produksi minyak diwilayah Bojonegoro, Hananto enggan menjawab.  Karena saat ini pihaknya fokus pada pengeboran di Kabupaten Tuban.

“Kita masih fokus  pengeboran di Merakurak,” tandas pria asli Jatirogo, Tuban ini. (rien)

Baca Juga :   Warga Kembali Hentikan Pengangkutan Minyak TBR

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *