Lamongan dapat Bantuan Water for Life

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Sulitnya mendapatkan air bersih di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mengundang perhatian Singapore Internasional Foundation (SIF) untuk menggulirkan program Water For Life (Air Untuk Kehidupan ). Program ini merupakan donasi dari siswa Pioneer Junior Colege yang bekerja sama dengan lembaga Metro Dept Store.

Governor SIF, Jennifer Lewis, mengatakan, tanpa air bersih, tidak ada yang bisa bertahan sebagai orang yang aktif dan produktif.  “Adalah keinginan terbesar kami melalui program berbagi ini, masyarakat Lamongan dapat menikmati air bersih sehingga hidup kita menjadi lebih sehat, baik di sekolah maupun di pedesaan,” ujar Lewis dalam  Bahasa Inggris saat peluncuran program di Pendopo Lokatantra Lamongan, selasa (11/6/2013)

Ditambahkan, program bersama Dinas PU Cipta Karya Lamongan itu sebagai upaya menghadirkan air bersih agar lebih dekat ke sekolah dan desa. Program Water For Life menyediakan 150 filter air membran yang akan dipasang di sekolah dan desa sehingga memberi manfaat bagi 50 ribu anak-anak dan orang dewasa selama tiga tahun.

Penjelasan terpisah disampaikan Jacqueline Tan dari Metro Dept Store Singapura. Menurut dia, selain proyek fisik, sejumlah siswa dari Pioneer Junior College akan menjadi relawan di Lamongan untuk memberikan kelas pendidikan kesehatan dan kebersihan di sejumlah sekolah.

Baca Juga :   Pendidikan Karakter Sarat Prestasi di SMPN Terbesar di Tuban

Menurut Kepala Sekolah Pioneer Junior College, Michael Munhunthan, kegiatan itu adalah program tahunan sekolahnya untuk menggali rasa empati dan tanggung jawab sosial siswa.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dari pengembangan karakter yang sesuai dengan visi sekolah kami untuk selalu melayani dan mempelajari,” kata dia kepada SuaraBanyuurip.com dalam bahasa Inggris.

Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, di kesempatan yang sama berharap agar proyek tersebut tidak diartikan sebagai satu pihak mengajarkan kepada pihak yang lain. Namun sebagi sebuah kegiatan untuk saling belajar.

“Lamongan menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menjadi sasaran program dari SIF ini,” tegas Anil.

Bupati Fadeli berharap, dengan kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan Lamongan. Dia menerangkan, pemenuhan kebutuhan air bersih di Lamongan baru menjangkau 28,8 persen.

“Jadi dengan program water For Life ini sangat membantu pemenuhan air bersih,” sambung Fadeli.

Untuk diketahui, program ini melibatkan 532 siswa Pioneer Junior College mulai Desember tahun lalu di empat oulet Metro Dept Store. Di Lamongan sendiri program itu akan diwujudkan dalam 150 filter air bersih untuk 130 sekolah dan 20 desa.

Baca Juga :   Hadir di SMA Diponegoro Jember, SPAB Gelar Pelatihan Pengenalan Ancaman Bencana

“Program Water For Life ini merupakan bentuk kerja sama Pemrov Jatim dengan SIF. Jatim satu-satunya propinsi di Indonesia yang menjalin kerjasama dengan SIF. Lamongan menjadi prioritas karena sulit mendapatkan air bersih,” kata Kepala Biro Administrasi Kerjasama Pemprov Jatim, yang menjadi sasarn program ini, Agus Nirbito.

Ditambahkannya, selama ini masyarakat Lamongan banyak yang mengkosumsi air dari air bengawan dan embung dan empang yang tidak higienis.

Rombongan dari Singapura itu selanjutnya melakukan kunjungan di SDN Sukorejo 2 yang menjadi salah satu lokasi proyek. Siswa sukarelawan dari Pioneer Junior College itu selanjutnya menunjukkan pemasangan filter air dan melakukan kelas pendidikan tentang kesehatan.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *