SKK Migas Jabamanusa Kunjungi Redaksi SBU

skk jabamanusa

SuaraBanyuurip.com - Sasmian Sasongko

Bojonegoro – Rombongan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas bumi (SKK-Migas) Perwakilan Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara (Jabamanusa) mengunjungi Redaksi Suara Banyuurip (SBU) di Jalan Jambaran, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (11/06/2013). Kunjungan itu bertujuan untuk bersilaturahmi dan sekaligus menjalin komunikasi dengan para awak Media SBU.

Rombongan SKK Migas Perwakilan Jabamanusa itu ditemui Direktur Utama SBU, Mugito Citrapati didampingi, Community Development Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B), Khoirul Huda dan tim SBU lainnya.

Dalam pertemuan itu, Mugito Citrapati, menjelaskan, tentang awal berdirinya SBU didasari atas keinginan masyarakat yang ingin mengetahui informasi perkembangan industri migas Blok Cepu. Dengan latar belakang itulah akhirnya muncul ide pembuatan media untuk menjadi jembatan informasi dan komunikasi antara masyarakat dengan perusahaan maupun pemangku kepentingan ditingkat lokal.

“Meski banyak rintangan, tapi Alhamdulillah dengan semangat semua awak SBU dan dukungan semua pihak dalam enam tahun berjalan ini kami tetap eksis menyuguhkan pemberitaan kepada pembaca. Selain membuat Tabloid, kami juga telah memiliki website yang bisa diakses siapapun setiap hari,” kata Mugito Citrapati.

Dijelaskan, selain membuat tabloid dan website, dalam waktu dekat ini rencananya juga akan mendirikan radio. Diharapkan dengan media yang ada ini dapat memberikan informasi tentang perkembangan kegiatan industri migas yang ada di Bojonegoro.

“Selain itu, kami juga melaksankan beberapa program pemberdayaan untuk warga lokal sekitar pemboran. Diantaranya pedagang sayur keliling dan penyewaan tenda yang ditangani karang taruna yang ada di desa sekitar Banyuurip,” papar Mugito.

Kepala SKK Migas  Perwakilan Jabamanusa, Agus Kurnia, mengatakan, tujuan kedatangannya selain bersilaturahmi juga ingin sharing informasi tentang kondisi riil di sumur minyak baik Banyuurip, Tiung Biru (TBR) dan Cendana. Sehingga dengan informasi yang diperoleh ini dapat dijadikan bahan untuk menentukan kebijakan agar kegiatan industri migas dapat berjalan lancar dan dapat mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga :   Raih WTP Ketiga, Bupati Tuban Tingkatkan Layanan Publik


“Sebenarnya saya sudah lama kepingin berkunjung di SBU dan baru sekarang terwujud, Mas,” sambung Agus Kurnia.

Dia mengaku, mendukung program SBU yang selama ini dilakukannya. Baik dalam menyuguhkan informasi maupun kegiatan pemberdayaan untuk masyarakat yang ada disekitar ladang minyak.

“Program pemberdayaan pedagang sayur keliling maupun kegiatan karang taruna itu sangat bagus. Karena, selain meningkatkan ekonomi, warga juga ada kesibukan dalam setiap harinya,” pungkas Agus.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *