SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Maraknya warung kopi (warkop) di kota Babat, Lamongan banyak dimanfaatkan para pelajar untuk tempat kongkow. Di warkop mereka bebas merokok dan bermain judi kartu remi.
Setahun terakhir, warkop memang menjamur dikota wingko. Kecamatan Babat yang menggeliat sebagai daerah perniagaan membuat warganya mencari celah usaha produktif, termasuk mendirikan warkop.
Sayangnya keberadaan warkop tersebut dimanfaatkan para pelajar sebagai tempat cangkruk. Mereka bebas merokok dan bermain kartu.
Dari pantauan Suara Banyuurip.com, beberapa warkop yang banyak dijadikan jujugan pelajar untuk cangkruk yaitu di Jalan Gotong Royong. Mereka datang berkelompok 5-8 anak.
Seperti di area Kelurahan Babat, Jalan Gotong Royong, sekitar 7 anak nampak asyik merokok. Mereka nampak asyik bercanda. Bahkan dua dari pelajar tersebut tampak sedang bermain kartu.
Saat Suara Banyuurip.com mencoba bertanya asal sekolah mereka, seorang anak yang sedang menghisap rokok menjawab cuek, “MAN Babat.“
Kepala Sekolah MAN Babat, Abdul Majid, saat dikonfirmasi SuaraBanyuurip.Com melalui ponselnya tentang siswa MAN Babat yang merokok, dan bermain kartu di warkop justru meminta agar menunjukkan bukti foto untuk dibawa ke MAN Babat.
“Kalau benar anak MAN nanti akan ditindaklanjuti BK. Terima kasih infonya,“ tandas Abdul Majid.
Dikonfirmasi terpisah kepala Satpol PP Kecamatan Babat, Kasmin, mengaku akan menindaklanjuti.
“Besok akan saya gelar operasi,“ kata Kasmin. (tok)