Jalur Cepu-Randublatung Berlakukan Sistim Buka Tutup

Jaur Cepu

SuaraBanyuurip.comAli Mustofa

Blora – Bagi para pengguna jalan yang akan melintas ke Cepu dengan mengambil arah tujuan Semarang, Jawa Tengah melalui jalur Randublatung diharapkan untuk berhati-hati. Karena diwilayah tersebut sedang dilakukan pekerjaan peningkatan kelas jalan.

Perbaikan jalan itu tepatnya berada di Kelurahan Tambakromo dan Desa Mernung yang merupakan satu lajur ke arah Semarang. Di lokasi diberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur arus lalu lintas dari dua arah yang berlawanan oleh para pemuda setempat yang dengan sukarela membantu kelancaran lalu lintas kendaraan yang lewat.

Sistem buka tutup jalan yang pertama berada di Kelurahan Tambakromo, tepatnya sekitar 200 meter dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cepu yang panjangnya lokasi perbaikan jalan hingga mencapai 1 KM. Sedangkan sistem buka tutup jalan kedua berada di pintu masuk Desa Mernung. Dilokasi ini sedang dilakukan peningkatan jalan dengan beton cor.

Yuniar, warga Kedungtuban yang memiliki usaha diwilayah Cepu, mengaku, akibat perbaikan jalan itu setiap harinya dia harus melewati dua antrian tersebut.

Baca Juga :   Kerugian Bencana Puting Beliung di Bojonegoro Capai Rp588 Juta

”Ya, tiap hari saya selalu melewatinya, namun saya juga sadar kalau antrian itu untuk kelancaran lalu lintas,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (16/6/2013).

Lelaki yang berprofesi sebagai pedagang ini juga salut atas kepedulian para pemuda setempat yang secara sukarela membantu kelancaran kendaraan yang lewat. ”Meski dengan imbalan secara sukarela dari para pengguna jalan,” tambah Yuniar.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Purnomo, warga Cepu yang bekerja sebagai kontraktor lokal yang mempunyai pekerjaan diwilayah Randublatung.

”Ya kita tetap bersabar aja. Namanya juga pekerjaan  perbaikan jalan, tentunya kemacetan karena antrian itu hal yang wajar, setelah ini pastinya akan merasakan kondisi jalan yang lebih baik dari kondisi sebelu dibangun,” sambung Purnomo.

Diperkirakan sistim buka tutup jalan itu akan berlangsung hingga sebulan kedepan dikarenakan untuk lokasi perbaikan di wilayah Tambakromo saat ini baru memasuki proses pengurugan dengan material koral untuk  landasan awal sebelum proses pengaspalan hotmik.  Sedangkan untuk diwilayah Mernung pekerjaan beton cor baru selesai satu arah atau setengah badan jalan.(ali)

Baca Juga :   Rumah Mabuq Ludes Terbakar

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *