SPBU Bojonegoro Dijaga Ketat Brimob

pom

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Mendekati pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) diseluruh Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mendapat pengawalan ketat dari Sub Den 3 Detasemen C Satbrimob Polda Jatim mulai malam pukul 20.00 WIB.

Sasaran pertama yang dilakukan pengamanan adalah SPBU Jetak, Kecamatan Kota Bojonegoro.

“Sesuai perintah pimpinan, semua SPBU kita kawal dengan berpatroli,” kata Pimpinan Operasi, Ipda Supardi kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (19/6/2013) malam.

Dalam patroli tersebut anggota Sub Den 3 Detasemen C Satbrimob melakukan penyisiran semua SPBU untuk mengantisipasi adanya penyelewangan atau penyelendupan BBM.

“Tujuannya memang demikian, beberapa anggota telah mengecek satu persatu,” tegas Supardi.

Dari hasil pemeriksaan sempat ditemukan ada seorang pembeli menggunakan jirigen. Namun pihak pengelola SPBU Jetak, Kecamtan Kota mengelak. Alasannya, pihak SPBU sudah melarang pembelian menggunakan jirigen sejak pagi tadi.

“Katanya jam 09.00 WIB sudah ada larangan,” imbuh Supardi.

Patroli di SPBU ini akan terus dilakukan sampai ada pengumuman resmi kenaikan harga BBM dari pemerintah. Sejauh ini kondisi di Bojonegoro masih kondusif dan belum terlihat adanya penimbunan.

Baca Juga :   Masuk Zona Merah Corona, Pemcam Ngasem Tingkatkan Kewaspadaan

“Besok rencananya akan kita lanjutkan lagi. Kami mengantisipasi juga adanya gejolak dimasyarakat,” tandas Supardi.

Dalam operasi ini Sub Den 3 Detasemen C Satbrimob Polda Jatim mengerahkan satu regu patroli yang terdiri sekitar sepuluh personil bersenjatakan lengkap. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *